ElectroLab Ohm's Law Simulator

Deskripsi

Indikator LED

Terlalu Rendah < 50 mA
Medium 50 - 150 mA
Optimal 150 - 200 mA
Burnout! > 200 mA

Rumus Hukum Ohm

V = I × R Tegangan = Arus × Resistansi
I = V / R Arus = Tegangan ÷ Resistansi
R = V / I Resistansi = Tegangan ÷ Arus

Workstation

Sirkuit Tidak Lengkap
BAT

Kontrol Variabel

Arus saat ini:
0.00 mA

Komponen Elektronika

Resistor
Baterai
9V
LED
Kabel
Kapasitor
- - -

Panduan Eksperimen: Hukum Ohm

Eksperimen Online

Tujuan Percobaan: Pratikan dapat memahami hubungan antara Tegangan (Volt), Hambatan (Ohm), dan Arus (miliAmpere), serta mencari kombinasi nilai yang tepat agar lampu LED menyala optimal tanpa terbakar.

Tahap 1: Merakit Sirkuit (Persiapan)

  • Saat pertama kali membuka simulator, Anda akan melihat sirkuit utama terputus dan status indikator di atas sirkuit berwarna merah bertuliskan "Sirkuit Tidak Lengkap".
  • Perhatikan panel "Komponen Elektronika" di sebelah kanan.
  • Klik dan seret (drag) komponen yang diperlukan, lalu lepaskan (drop) tepat di area yang kosong di jalur atas sirkuit.
  • Jika posisi Anda benar, status sirkuit di atas akan berubah menjadi hijau "Sirkuit Siap!".

Tahap 2: Menghitung Arus (Eksperimen Utama)

Hukum Ohm menyatakan bahwa Arus yang mengalir berbanding lurus dengan Tegangan, dan berbanding terbalik dengan Hambatan. Mari kita buktikan!

  • Lihat panel "Kontrol Variabel" di bawah sirkuit.
  • Pada kolom Tegangan (V), masukkan nilai 9 (melambangkan baterai kotak 9 Volt).
  • Pada kolom Resistansi (Ω), masukkan nilai hambatan sebesar 100 Ohm.
  • Klik tombol biru "SIMULATE".

Tahap 3: Analisis Hasil & Observasi

  • Perhatikan monitor "Arus saat ini". Anda akan melihat hasil perhitungan (misalnya 90.00 mA).
  • Perhatikan nyala komponen LED di sirkuit: Apakah LED menyala terang atau redup?
  • Cocokkan warna LED dengan panel "Instruksi & Kontrol" di sebelah kiri layar:
    • Kuning Redup: Arus Terlalu Rendah (< 50 mA)
    • Kuning Normal: Medium (50 - 150 mA)
    • Oranye Terang: Optimal (150 - 200 mA)
    • Hitam / Berkedip: Burnout / Terbakar (> 200 mA)

Eksperimen Offline

Tujuan Percobaan: Pratikan dapat memahami hubungan antara Tegangan (Volt), Hambatan (Ohm), dan Arus (miliAmpere), serta mencari kombinasi nilai yang tepat agar lampu menyala optimal tanpa terbakar.

Tahap 1: Merakit Sirkuit (Persiapan)

  • Saat pertama kali membuka simulator (kit praktikum), Anda akan melihat sirkuit utama terputus dan tidak lengkap.
  • Perhatikan panel "Komponen Elektronika" di sebelah sudut kanan bawah.
  • Pasang Resistor dan Lampu pada slot yang tersedia. Sesuaikan besar tegangan dan besar resistor yang digunakan. Disarankan menggunakan tegangan dibawah 5 Volt dan resistor dibawah 50 ohm untuk menghindari lampu terbakar.
  • Nyalakan saklar, jika posisi Anda benar, maka tampilan nilai arus akan muncul.

Tahap 2: Menghitung Arus (Eksperimen Utama)

Hukum Ohm menyatakan bahwa Arus yang mengalir berbanding lurus dengan Tegangan, dan berbanding terbalik dengan Hambatan. Mari kita buktikan!

  • Putar knop untuk menvariasikan tegangan input.
  • Perhatikan nilai arus dan nyala lampu. Jangan buat lampu menyala terlalu terang karena dapat menyebabkan lampu terbakar.

Tahap 3: Analisis Hasil & Observasi

  • Perhatikan layar "Arus saat ini". Anda akan melihat hasil perhitungan (misalnya 90.00 mA).
  • Perhatikan nyala komponen lampu di sirkuit: Apakah LED menyala terang atau redup?